Create your own Hexatar

07 June 2012

Tes Anti-CCP untuk Diagnosis Rheumatoid Arthritis

Selama bertahun-tahun, diagnosis RA (rheumatoid arthritis) telah didasarkan pada adanya sendi polyarthritis kecil dan besar simetris di tulang bagian bawah, kemudian didukung oleh adanya kerusakan sendi khas berdasar radiografi dan faktor rheumatoid (rheumatoid factor/RF) yang makin tinggi. Namun, faktor rheumatoid sering tidak terdeteksi dini pada RA, dan deteksi faktor rheumatoid tidak spesifik untuk RA. Pengujian untuk antibodi anti-CCP dapat memberikan informasi tambahan dan, dalam beberapa kasus memungkinkan diagnosis dini dan lebih spesifik. Baca tulisan sebelumnya tentang RA.

Antibodi Anti-CCP ditemukan dalam serum hingga 10 tahun sebelum timbulnya gejala sendi pada pasien yang kemudian mengembangkan RA dan mungkin terdeteksi agak lebih awal dari rheumatoid factor. Dari 10% sampai 15% pasien RA tetap seronegatif untuk hasil tes faktor rheumatoid sepanjang mengidap penyakit ini. Tes antibodi cyclic citrullinated peptide (CCP) dapat dilakukan bersama dengan atau setelah tes rheumatoid factor (RF) untuk membantu mendiagnosis rheumatoid arthritis (RA) dan untuk menilai keparahan dan tentu saja kemungkinan penyakit (prognosis). Tes antibodi CCP juga mungkin dimintakan untuk membantu mengevaluasi perkembangan kemungkinan RA pada orang yang menunjukkan gejala tetapi belum memenuhi kriteria American College of Rheumatology (ACR) untuk RA. Menurut ACR, sekitar 95% dari mereka dengan antibodi PKC positif akan memenuhi kriteria RA di masa depan.

Mengapa tes ini dilakukan? 

Untuk membantu mendiagnosis RA dan membedakannya dari jenis arthritis lain, kadang-kadang untuk membantu mengevaluasi prognosis seseorang dengan RA.

Kapan harus dilakukan tes? 

Bila dokter mencurigai RA pada seseorang yang memiliki radang sendi dengan gejala yang mengarah ke RA tapi belum memenuhi kriteria RA.

Pengujian untuk faktor rheumatoid dan anti-CCP antibodi tidak bisa dilakukan berturutan untuk menilai respon pengobatan atau aktivitas penyakit pada pasien ini. Kedua tes tersebut tidak berbeda dengan adanya aktivitas inflamasi atau menghilang dengan adanya penurunan klinis penyakit.

Sampel yang diambil? 

Sampel darah diambil dari pembuluh darah di lengan.

Persiapan sebelum tes? 

Tidak ada

Apa arti hasil tes ini?
  • Ketika seseorang memiliki tanda dan gejala rheumatoid positif untuk kedua antibodi CCP dan RF, sangat mungkin bahwa mereka memiliki RA dan ada kemungkinan bahwa mereka dapat mengembangkan bentuk yang lebih parah dari penyakit ini. 
  • Ketika positif untuk antibodi CCP tetapi RF hasilnya negatif, atau keduanya memiliki tingkat yang rendah, dan memiliki tanda-tanda klinis yang menunjukkan RA, maka kemungkinan bahwa mereka memiliki RA tahap awal atau bahwa mereka akan mengembangkan RA di masa depan. 
  • Ketika hasilnya negatif untuk tes antibodi CCP tetapi memiliki RF positif, maka tanda-tanda klinis dan gejala lebih penting dalam menentukan apakah mereka memiliki RA atau beberapa kondisi inflamasi lainnya. 
  • Ketika seseorang negatif untuk kedua antibodi CCP dan RF, maka kecil kemungkinannya bahwa mereka memiliki RA. 
Harus ditekankan, bagaimanapun, bahwa RA adalah diagnosis klinis dan dapat dilakukan tanpa harus ada tes positif untuk autoantibodi. Tes antibodi CCP ini relatif baru. Namun saat ini makin banyak digunakan tetapi masih lebih jarang dilakukan dibanding dengan tes RF. Antibodi CCP jarang ditemukan dalam kondisi autoimun lainnya seperti lupus, penyakit Graves dan sindrom Sjogren, dan jarang dapat dideteksi dalam infeksi virus seperti hepatitis C.

Apakah antibodi CCP saya bisa hilang? 

Seperti auto-antibodi lain, sekali dikembangkan oleh sistem kekebalan tubuh, tingkat CCP dapat berfluktuasi dari waktu ke waktu tetapi tidak akan hilang.

Apa tes lain yang mungkin dalam mengevaluasi RA? 

Dokter Anda dapat memilih untuk memesan ESR dan/atau CRP, tes yang mendeteksi peradangan. Dia juga dapat memerintahkan CBC untuk memeriksa hitungan sel darah putih, tanda lain dari peradangan dan untuk memeriksa anemia, suatu kondisi umum pada orang dengan RA. Untuk tambahan informasi, analisis cairan sendi (synovial fluid) juga dapat dilakukan. Selain itu, dokter juga dapat meminta tes antinuklir antibodi (ANA). Hasil ANA negatif membantu mengesampingkan SLE dan penyakit rematik sistemik lainnya; hasil ANA positif pada hingga sepertiga pasien yang memiliki RA.

Biaya? Biaya adalah faktor pembeda utama antara pengujian faktor rheumatoid dan tes antibodi CCP. Biaya pengujian arthritis faktor sekitar $ 43, dan tes anti-CCP $ 102 di laboratorium referensi di Cleveland Clinic. Namun, selisih biaya harus diabaikan, karena ini hanya biaya satu waktu. Sedangkan informasi hasil tes dapat memiliki dampak besar untuk memprediksi prognosis dan menentukan pilihan terapi untuk penyakit ini yang berhubungan dengan biaya langsung dan tidak langsung yang harus disiapkan selama seumur hidup menghadapi penyakit ini.

Sumber:

1 comment:

Anonymous said...

Sangat membantu saya krn sendi jari tangan sy bengkak tp dites anti ccp n remotoid factor semua negatif. Bingung skrg

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...