PTN Favorit Indonesia

Baca Laporan Khusus PTN Favorit di SNMPTN dari AtigaMedia. Berguna untuk para calon mahasiswa sebelum menentukan pilihan jurusan di PTN, juga untuk para pengelola PTS dalam membaca "selera pasar" jurusan di negeri ini.

07 August 2008

Gejala & Tanda Psikopat, Hindari Kasus Ryan

Semakin prihatin rasanya mengamati perkembangan kasus Ryan yang sebagian menduganya sebagai kasus psichopaty. Di luar negeri (yang saya tahu di USA), sudah banyak sekali kasus-kasus seperti ini, artinya Indonesia pun menuju kesana, seiring berkembangnya budaya hidup modern yang semakin penuh stress di negeri kita. Saya kumpulkan beberapa literatur online yang bisa mengidentifikasi gejala-gejala awal seorang calon yang berpotensi menjadi psikopat seperti Ryan. Semakin dini kita identifikasi, semakin baik. Katanya potensi ini sebenarnya kalau dirawat dan diarahkan dengan baik, bisa menjadi "energi positif" yang membangun.

Siapa tahu orang disekeliling anda punya potensi ini. Maka amatilah menggunakan checklist sederhana dibawah ini. Hindari sejak dini, jauh lebih baik dari pada terlambat dan menyesal di kemudian hari. Disebut juga sebagai psycho atau psychopath atau keadaannya disebut psikopati atau psychopaty. Masih sangat jarang literatur atau referensi online yang tersedia dalam bahasa Indonesia. Semoga berguna.

Psikopat secara harfiah berarti sakit jiwa. Pengidapnya juga sering disebut sebagai Sosiopat karena prilakunya yang antisosial dan merugikan orang-orang terdekatnya. (dikutip dari Wikipedia Indonesia http://id.wikipedia.org/wiki/Psikopat)

Psikopat berasal dari kata psyche yang berarti jiwa dan pathos yang berarti penyakit. Psikopat tak sama dengan gila (skizofrenia/psikosis) karena seorang psikopat sadar sepenuhnya atas perbuatannya. Gejalanya sendiri sering disebut dengan psikopati, pengidapnya seringkali disebut "orang gila tanpa gangguan mental". Menurut penelitian sekitar 1% dari total populasi dunia mengidap psikopati. Pengidap ini sulit dideteksi karena sebanyak 80% lebih banyak yang berkeliaran daripada yang mendekam di penjara atau dirumah sakit jiwa, pengidapnya juga sukar disembuhkan.

Seorang ahli psikopati dunia yang menjadi guru besar di Universitas British Columbia, Vancouver, Kanada bernama Robert D. Hare telah melakukan penelitian psikopat sekitar 25 tahun. Ia berpendapat bahwa seorang psikopat selalu membuat kamuflase yang rumit, memutar balik fakta, menebar fitnah, dan kebohongan untuk mendapatkan kepuasan dan keuntungan dirinya sendiri.

Dalam kasus kriminal, psikopat dikenali sebagai pembunuh, pemerkosa, dan koruptor. Namun, ini hanyalah 15-20 persen dari total psikopat. Selebihnya adalah pribadi yang berpenampilan sempurna, pandai bertutur kata, mempesona, mempunyai daya tarik luar biasa dan menyenangkan.

Psikopat memiliki 20 ciri-ciri umum. Namun ciri-ciri ini diharapkan tidak membuat orang-orang mudah mengecap seseorang psikopat karena diagnosis gejala ini membutuhkan pelatihan ketat dan hak menggunakan pedoman penilaian formal, lagipula dibutuhkan wawancara mendalam dan pengamatan-pengamatan lainnya. Mengecap seseorang dengan psikopat dengan sembarangan beresiko buruk, dan setidaknya membuat nama seseorang itu menjadi jelek.
  • Sering berbohong, fasih dan dangkal. Psikopat seringkali pandai melucu dan pintar bicara, secara khas berusaha tampil dengan pengetahuan di bidang sosiologi, psikiatri, kedokteran, psikologi, filsafat, puisi, sastra, dan lain-lain. Seringkali pandai mengarang cerita yang membuatnya positif, dan bila ketahuan berbohong mereka tak peduli dan akan menutupinya dengan mengarang kebohongan lainnya dan mengolahnya seakan-akan itu fakta.
  • Egosentris dan menganggap dirinya hebat.
  • Tidak punya rasa sesal dan rasa bersalah. Meski kadang psikopat mengakui perbuatannya namun ia sangat meremehkan atau menyangkal akibat tindakannya dan tidak memiliki alasan untuk peduli.
  • Senang melakukan pelanggaran dan bermasalah perilaku di masa kecil.
  • Sikap antisosial di usia dewasa.
  • Kurang empati. Bagi psikopat memotong kepala ayam dan memotong kepala orang, tidak ada bedanya.
  • Psikopat juga teguh dalam bertindak agresif, menantang nyali dan perkelahian, jam tidur larut dan sering keluar rumah.
  • Impulsif dan sulit mengendalikan diri. Untuk psikopat tidak ada waktu untuk menimbang baik-buruknya tindakan yang akan mereka lakukan dan mereka tidak peduli pada apa yang telah diperbuatnya atau memikirkan tentang masa depan. Pengidap juga mudah terpicu amarahnya akan hal-hal kecil, mudah bereaksi terhadap kekecewaan, kegagalan, kritik, dan mudah menyerang orang hanya karena hal sepele.
  • Tidak mampu bertanggung jawab dan melakukan hal-hal demi kesenangan belaka.
  • Manipulatif dan curang. Psikopat juga sering menunjukkan emosi dramatis walaupun sebenarnya mereka tidak sungguh-sungguh. Mereka juga tidak memiliki respon fisiologis yang secara normal diasosiasikan dengan rasa takut seperti tangan berkeringat, jantung berdebar, mulut kering, tegang, gemetar -- bagi psikopat hal ini tidak berlaku. Karena itu psikopat seringkali disebut dengan istilah "dingin".
  • Hidup sebagai parasit karena memanfaatkan orang lain untuk kesenangan dan kepuasan dirinya.


Kemudian artikel bagus dari Kompas.com berjudul "9 Tanda Pria Psikopat"

Kata Dr Robert Hare dalam bukunya Without Conscience: the Disturbing World of the Psychopats Among Us, psikopat bergentayangan di sekitar kita. Mereka bisa berada di kantor, tempat olahraga, arena hiburan, bahkan di lingkungan terdekat, seperti tetangga, suami atau pacar sekalipun. Sepintas, gelagat mereka tidak kelihatan seperti orang yang punya kelainan. Pasalnya, secara tampak mata mereka terlihat menarik, pintar dan berlaku seperti orang normal lainnya.

Hare mengungkapkan empat ciri karakter psikopat, yakni antisosial (antisocial), pribadi yang sulit diduga (borderlne), pandai bersandiwara (histrionic) dan luar biasa egois (narcisstic).

Seseorang yang antisosial biasanya cuek pada norma-norma sosial, tak peduli pada aturan, dan pemberontak. Kepribadiannya yang sulit ditebak, bisa terlihat dari ketidakstabilannya dalam hubungan interpersonal, citra diri, serta selalu bertindak menuruti kata hati. Tanpa peduli perbuatannya itu salah atau benar, mengganggu orang atau tidak.

Orang seperti ini cenderung impulsif (melakukan sesuatu tanpa pikir panjang), dan berpikiran negatif. Ia juga memiliki sifat pendendam. Sedikit saja Anda melakukan kesalahan, seumur hidup diingat dan suatu saat akan diungkit lagi. Sedangkan pribadi histrionic, emosinya tak terkendali alias meledak-ledak, dan selalu ingin menarik perhatian.

Ada lagi kepribadian narcisstic, yang ditunjukkan dengan sikapnya yang selalu ingin dikagumi, serta minimnya empati. Ia selalu berusaha membuat hanya dirinya satu-satunya lelaki dalam hidup Anda. Hanya dialah yang boleh Anda puja.

Sedangkan indikasi lain orang psycho adalah manipulatif, egosentris, pembohong, mudah frustasi, dan gaya hidup parasit. Nah, seabrek sifat buruk ini mengerucut pada satu karakter tunggal: hipokrit alias munafik.

Dalam buku The Mask of Sanity, Dr. Hervey Cleckley menggambarkan psikopat sebagai pribadi yang likeable, charming, intelek, perhatian, impresif, punya pede tinggi, dan pintar merayu (karena itu mereka mudah "menipu" perempuan). Umumnya, mereka juga cerdas secara akademik.

Tapi, di balik itu semua, mereka membawa sifat negatif, seperti tidak bertanggung jawab, serta merusak diri sendiri dan orang lain. Ia kerap mengatakan ingin bunuh diri bila Anda memutuskan hubungan? Hm, hati-hati saja karena ia bisa melakukannya.

Para psikopat umumnya tidak pernah merasa menyesal, meski telah menyakiti orang lain. Bila belangnya ketahuan, wajahnya akan tetap seperti tak berdosa. Apa penyebabnya? Belum jelas. Hare menduga, psikopat terjadi akibat kelainan fungsi otak. Karena itu, si penderitanya tidak dapat memisahkan stimulus yang bersifat rasional dari yang emosional. Stimulus-stimulus ini diolah sekaligus oleh otak kiri dan kanan.

Namun, temuan lain menyebutkan, pengidap kelainan ini akibat dari latar belakang masa kecilnya yang "bermasalah", yang berakibat perkembangan emosinya kurang optimal. Menginjak dewasa, anak-anak ini tumbuh menjadi orang-orang yang tak bisa berempati dan tak memiliki kata hati.

Lantaran belum dipastikan penyebabnya, Hare berpendapat, psikopat belum bisa dipastikan dapat disembuhkan atau tidak. Namun, pendapat lain yang menduga kelaianan itu berawal karena salah asuh mengatakan, psikopat bisa dicegah. Asal, indikasi kelainannya terdeteksi sedini mungkin. Inilah tanda-tanda pria psikopat.

- Rajin Monitor. Setiap jam ia selalu menelepon untuk mencari tahu secara detil apa yang Anda lakukan saat itu, bersama siapa, dan sebagainya. Bila teleponnya tidak dijawab, ia akan meneror Anda hingga diangkat.

- Berbohong Tentang Masa Lalu. Ketika membicarakan mantan-mantannya, ia selalu memposisikan diri sebagai obyek penderita. Ia akan membual tentang mantan-mantannya yang bermasalah, dan bagaimana ia disakiti oleh mereka.

- Membajak Keluarga dan Teman. Tanpa meminta izin dan tidak melibatkan Anda, ia sering mengajak sahabat Anda nonton, menelepon teman-teman dan ibu Anda berjam-jam. Kelihatannya ia ingin mencari tahu tentang Anda, tapi Anda tidak pernah tahu motivasi dia sesungguhnya.

- Berdebat di Muka Umum. Ia tidak bisa memilih-milih tempat untuk bertengkar, bahkan ia kerap mengkritisi Anda di depan keluarga dan teman-teman.

- Sikapnya Susah Ditebak. Ia bisa tiba-tiba marah dan berteriak pada Anda tanpa alasan. Sedetik kemudian berlaku supermanis.

- Rajin Bohong. Ia biasa berbohong tentang apa saja, besar atau kecil, dan terkadang tanpa alasan.

- Menginterogasi Anda. Di matanya, Anda tidak pernah benar. Ia selalu ingin tahu mengapa Anda terlambat 10 menit. Ia akan menginterogasi Anda semalaman untuk memuaskan keingintahuannya.

- Memata-Matai. Awalnya ia akan melakukan invasi terhadap privasi Anda, kemudian ia akan mengecek email, telepon, bahkan berkunjung diam-diam ke kantor dan rumah untuk mencari tahu apakah ada lelaki lain dalam hidup Anda.

- Cemburu Berlebihan. Ia tidak tahan melihat Anda dekat dengan lelaki lain, meski itu teman Anda sendiri.

16 comments:

A. Muttaqin said...

Akan lebih sulit terdeteksi apabila si penderita Psikopat "bersembunyi" aktif di organisasi keagamaan, dan kenyataannya saya pernah mendeteksi kasus ini.

infoGue said...

artikel anda ada di:
http://psikologi.infogue.com
http://psikologi.infogue.com/gejala_tanda_psikopat_hindari_kasus_ryan

anda bisa promosikan artikel anda di infogue.com yang akan berguna untuk semua pembaca. Telah tersedia plugin/ widget vote & kirim berita yang ter-integrasi dengan sekali instalasi mudah bagi pengguna. Salam!

Mohamad Adriyanto said...

wah, bahaya juga kalau ada yang statusnya sembunyi ya? bisa dijelaskan lebih jauh yang dimaksud bersembunyi?

apakah maksudnya gejala2 tadi hilang atau tidak kelihatan? sehingga orang sekitarnya tidak bisa mendeteksinya?

atau ada hal lain? ngeri juga ya...

A. Muttaqin said...

Dalam Psikologi dikenal istilah "Pesona", semacam kemampuan individu untuk "memasang topeng" sehingga menyembunyikan kepribadian sesungguhnya.Terlebih bagi penderita "psychopath", keahlian mereka dalam memainkan peran menggunakan "pesona" sangat kuat.

Anonymous said...

sdr. aulia, mau nanya, kalo misalnya memang psikopat hebat dalam melakukan pesona, ada cara lain gak utk mengetahuinya???

A. Muttaqin said...

Penderita Psychopath sebenarnya terdapat beberapa tingkatan stadium, mulai dari dini sampai akut. Walaupun kemampuan menggunakan pesona tidak terkait dengan tingkatan stadium tsb. Tingkatan stadium akan berpengaruh pada dampak perilaku yg dimunculkan. Mulai hanya menaykiti secara verbal s/d membunuh. Bagi profesional psikolog yg berpengalaman masih cukup mudah mendeteksi pesona seseorang. Umumnya pesona akan terbuka pada situasi "underpressure". Membutuhkan interaksi yg intens bagi org awam untuk mengetahui pesona.

Anonymous said...

Saya vidya, saya punya seorang teman pria (sebut saja K) yang sehari-harinya cenderung dijauhi oleh teman2 saya yang lain. Karena belakangan saya baru menyadari bahwa dia mempunyai orientasi seks yang berbeda (maksud saya ya sama seperti ryan: homoseksual), tapi dia tidak pernah mau menceritakan kelainannya secara gamblang kepada saya, saya hanya menyimpulkan dari tingkah laku dan cerita dari teman2 kami yang lain. Kebetulan dia perantau di kota tempat tinggal saya. Awalnya saya cenderung biasa saja dalam menyikapi kelainan sahabat saya ini. Namun pada suatu saat, seorang teman pria saya yang lain (sebut saja H) mengaku bahwa K menyatakan cintanya pada H, dan karena H termasuk pria yang normal, langsung saja pernyataan cinta K di tolaknya. setelah kejadian tersebut K selalu menceritakan bahwa dia sedang bertengkar dengan H dan meminta saya untuk menengahi mereka berdua.
Namun H sudah terlanjur merasa marah, benci bahkan jijik kepada K,kerena K selalu meneror H dan kekasihnya (kebetulan H sudah punya kekasih dan akan segera menikah) setiap hari dengan megirimkan sms, mms, email yang berbau cinta2an, dan berbau menyalahkan pada kekasih H. Saya pun mengatakan kepada K apa yang dirasakan oleh H dan kekasihnya. Entah kenapa dan bagaimana, K tiba-tiba menghilang selama hampir 3 bulan dan mengirim sms kepada saya yang isinya menyatakan bahwa dia akan balas dendam kepada H dan orang2 disekitar H karena telah menginjak-injak harga dirinya, dan telah membuat hidupnya menderita..
Terus terang saya shok. dan pada saat saya akan menginformasikan hal ini kepada H, ternyata kekasih H yang juga sahabat karib saya mengatakan bahwa ia difitnah, ada seseorang yang menggunakan identitas kekasih H (nama lengkap, tempat kerja, nomor telepon, alamat rumah, bahkan hal2 pribadi yang hanya diketahui oleh sahabat2 saja) dalam sebuah forum sex di dunia maya (maaf saya kurang tahu forum apa) dan menawarkan kepada seluruh pria untuk ML dengan kekasih H. Semenjak itu kehidupan kekasih H sangat terganggu oleh telepon2 dan tamu2 yang datang ke kantor dan rumahnya, yang semuanya adalah pria dan menagih janji kekasih H dalam forum sex tsb untuk bercinta dengan mereka.
Kontan saja pikiran dan prasangka saya, saya tujukan kepada K. Meskipun dalam hati saya yakin bahwa K yang melakukan hal ini, namun saya mencoba tetap untuk berpikir jernih dan saya pun mulai mengumpulkan informasi dan mendapatkan berbagai bukti konkrit yang mengarahkan kejahatan ini pada K.

Sekarang meskipun saya telah mempunyai bukti2 perbuatan K, namun saya dilanda bebagai pikiran buruk. Mungkinkah K akan melakukan balas dendam jika mengetahui bahwa saya telah melakukan pengusutan dan membongkar kelakuan k selama ini.. Terus terang saya takut, karena K termasuk sudah sangat lama bersahabat dengan saya (kira-kira hampir 5 tahun) apalagi didukung dengan adanya contoh kasus yang nyata seperti kasus ryan. Sekarang sebaiknya apa yang harus saya lakukan dengan bukti2 penting yang ada pada saya ini, agar K tidak menjadi berkelakuan seperti ryan dan bersikap kembali normal?

Terima kasih atas waktunya membaca cerita saya, dan saya mohon untuk memberikan saran kepada saya

winda_sweet said...

saya mempunyai sahabat,
dia tu rajin beribadah, bahkan diantara sahabat-sahabatku yang lain dia terkenal paling rajin,
dia juga aktif dalam kegiatan SKI. Dan menjadi ketua akhwat.
Dari penampilanya, dia begitu pendiam, baik, dan gak pernah berkelakuan aneh..
Tapi akhir-akhir ini setelah kebenaran itu terbukti, apa yang di ucapkan dia semua bohong.
Dia juga berani bersumpah dengan nama Allah. Smua itu dia lakukan karna ingin mencari perhatian. Apakah ini juga termasuk gejala psikopat??? Padahal dia rajin beribadah.

jazzy said...

Yang paling mengerikan adalah penampilan dan gaya bicara yang meyakinkan bahwa dia benar, korbannya salah.Prinsipnya harus yakin dengan apa yang dilakukan/dikatakan, urusan betul atau salah EGP, pokoknya yakin dulu bahwa semua yang dilakukan adalah BENAR!!! Karena itu, seorang psikopat sangat mengerikan, kita akan terbawa pesona dari caranya berbicara , caranya memberikan pendapat/solusi, yang pada akhirnya ketika semua terbongkar, dia akan berbalik menjadi musuh yang tak kenal ampun. Tak ada kamus kata empati dan simpati di hatinya.Hiks hiks.......

Anonymous said...

Psikopat selalu belajar dari kondisi yang ada, jangan2 artikel ini menjadi acuan bagi psikopat untuk meningkatkan level keilmuannya...
Psikopat kemungkinan merasakan dual personality, yang sangat sulit di hilangkan, terkadang dia merasa asing dengan dirinya sendiri, psikopat yang ahli mempunyai banyak topeng kepribadian dalam kehidupannya.
Am I psycopat....?

Yuli Rosiana said...

@A. Muttaqin&Winda Sweet
Benar, amat menyeramkan bila seorang psikopat menjadi aktifis, apalagi dengan topeng agama

Saya juga pernah terlibat dengan seorang psikopat dimana dia berusaha menarik perhatian lawan jenisnya dengan cerita dia sering diperkosa dan dipukuli kakaknya.
Sayangnya bagi orang yang berakal dikemudian hari menemukan kenyataan sebagai berikut:
1. Dia tidak punya kakak
2. Dia sudah menikah dan punya anak 2
3. Cerita satu kebohongan yang terungkap akan segera ditindak lanjuti dengan kebohongan lain sehingga untuk sementara waktu tidak akan dipermasalahkan

Semoga kita dan lingkungan kita jauh dari orang-orang psikopat

andini said...

PACARKU ADALAH SEORANG PSIKOPAT...
Sudah hampir 3 tahun aku berpacaran dengannya,aku terlalu sayang dan sangat susah buat melupakannya tapi kadang aku sendiri sakit melihat tingkahnya karena terlalu sering berbohong...
bagaimana cara aku untuk melupakannya???

nasyahta dilla said...

tulisannya bagus makasih banget ya, ak pake ini buat referensi ku menulis skenario :)

nasyahta dilla said...
This comment has been removed by the author.
Mohamad Adriyanto said...

utk nasyahta: skenario apa nih? wah... hars di share disini kalau sudah jadi. film?

Anonymous said...

Aku punya anak dia udah umur 14 tahun.... Dia itu sangat antisosial terhadap laki-laki,,,
pendiam dan dingin.
Bahkan pada saya ibunya....,, dia juga sering mukul adiknya kalau marah.... Bila saya marahi dia malah mogok bicara paling sebentar 3-4 hari..,, jadi ya bagaimana namanya juga anak,,, walau bagaimanapun saya tetap sayang ditambah lagi dia anak yang pintar di sekolahnya,,,
selain itu dia juga pendendam dan egois sempat saya bawa ke ahli psikologi tapi dia salah paham kalaw saya menganggapnya gila jadi dia marah lagi....
Tapi,, apakah itu termasuk gejala psycopat?