Create your own Hexatar

07 July 2008

Sejarah di Wimbledon 2008

Rasanya ini adalah momen yang luar biasa bagi publik tennis dunia. Ditengah mata kami di Kaltim sibuk mengikuti kegiatan PON 2008, tapi sulit untuk tidak terusik dengan beberapa fenomena menakjubkan di Wimbledon 2008. Seperti yang sudah saya tulis beberapa waktu lalu ketika Federer tumbang di Australia Open 2008, tampaknya 2008 benar-benar akan jadi tahun buruk bagi pemain super berbakat dan yang memiliki mental juara ini.

Kali ini, di Wimbledon 2008, Federer tumbang dalam pertarungan super dramatis ditangan, siapa lagi kalau bukan, Rafael Nadal. Lihat skornya: 6-4 6-4 6-7 (5-7) 6-7 (8-10) 9-7. Kalau anda mengerti sistem pertandingan tennis di grandslam, dengan tidak melihat pertandingannya pun anda akan merinding. Beberapa kali tertunda dan terhenti karena hujan, pertarungan ini memang sungguh akan jadi sejarah yang akan tidak bisa dilupakan, super klasik dari pertarungan 2 pemain terhebat dekade ini.

Kedua pemain adalah idola saya, jadi siapapun yang menang tidak jadi soal. Namun hati kecil saya sejak dulu selalu lebih berat ke Nadal, mungkin karena selama ini lebih sering kalah dari Federer. Sedang Federer, rasanya dia adalah sosok sempurna seorang juara sejati. Ganteng, fisik prima, otak brilian, mental baja, kehidupan pribadi sangat baik... apalagi?

Jadi, hingga Wimbledon, Nadal sudah dapat 2 grandslam termasuk di Prancis sebelumnya, serta Djokovic dapat 1. Tinggal di US Open, siapa yang akan menang? Peluang terbuka lebar bagi ketiganya untuk menutup 2008 ini...

Fenomena luar biasa lainnya di Wimbledon tahun ini adalah menggilanya Williams bersaudara. Setelah all final di tunggal putri, mereka berduapun menyabet juara juga di ganda putri. Sungguh luar biasa... Dikasih makan apa sama orangtuanya dulu ya? Saya mau meniru juga :-)

Beberapa foto dramatis Nadal vs Federer yang pasti akan banyak dikoleksi orang, saya pun tidak mau ketinggalan...

Berikut petikan komentar Tim Henman (mantan British number one) di BBC.co.uk yang sangat mewakili perasaan saya atas pertandingan bersejarah ini.

Rafael Nadal's victory over Roger Federer in the 2008 Wimbledon men's final is the best match I have ever seen. There is no doubt about that. The way that it ebbed and flowed with Nadal dominating, Federer hanging in there and the rain delays, I simply don't know what more you could have in a tennis match.

I cannot think of a better match in history, everyone was talking about last year's final being the best ever, but for me Nadal's win is the best match I've ever seen.

And the fact it came in a Wimbledon final makes it extra special.

Tambahan, prestasi Nadal ini semakin mengukuhkan hebatnya Spanyol tahun ini dalam bidang olehraga. Setelah tim nasional mereka juga menjuarai Euro 2008, gelar Nadal semakin melengkapi. Sayang Provinsi Spanyol tidak ikut PON 2008 di Kaltim, kalau ikut mungkin mereka bisa juara umum juga.

Update: Kompas menyebut final Wimbledon 2008 ini sebagai "yang terhebat sepanjang zaman" (berdasar dari ungkapan yang sama dari sebuah koran Inggris). Yang menandingi adalah final Bjon Borg vs John McEnroe tahun lupa yang juga skornya mirip.






Keterangan: Foto-foto dari Wimbledon.org

2 comments:

Subur Anugerah said...

Lah... sekarang ada di Wimbledon Pak? Wah... nampaknya makin super sibuk ya... ;-)

Mohamad Adriyanto said...

bisa aja pak subur ini. dg teknologi kan bisa ada dimana saja pak... walaupun lokasi saya hanya di samarinda, bisa tetap ikut melaporkan kegiatan yg terjadi dimana saja... :-)

kalo soal sibuk, itu relatif sekali pak... rasanya sih biasa saja. tks tetap rajin mengunjungi dan memberi komentar di blog saya..

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...