Create your own Hexatar

16 April 2008

Google AdSense yang Tidak Sensitif

Rasanya sudah sekitar 1-2 bulan ini Google AdSense mulai jalan normal di blog saya yang berbahasa Indonesia. Sebelumnya, script Google AdSense yang dipasang di situs berbahasa Indonesia selalu menghasilkan "iklan" layanan masyarakat generik yang berisi bantuan untuk korban hurricane dalam bahasa Inggris. Kemungkinan terbesar, tim Google sedang berusaha mengembangkan suatu sistem yang mampu beradaptasi secara khusus dengan situs-situs berbahasa Indonesia yang juga secara logika dikunjungi oleh pengunjung berbahasa Indonesia juga. Ini juga seiring dengan semakin banyaknya iklan berbahasa Indonesia yang dipasang di Google. Baca juga tulisan saya "Google AdWordsdan AdSense Merugikan Bangsa Indonesia".

Akhirnya kerja tim mereka tampaknya tuntas dan muncullah iklan-iklan dari Google yang berbahasa Indonesia dan ditujukan khusus untuk orang Indonesia di situs-situs yang memasang script AdSense. Baca lengkap di http://www.google.com/intl/en/ads/.

Terus terang teknologi Google Ads ini luar biasa kreatif dan inovatif. Tidak heran kemudian jadi mesin uang tersubur bagi Google Inc. Bisnis ini disebut dengan "online advertising".

Siapapun bisa memasang iklan, dan secara umum tidak mahal karena pemasangan iklan dibayar berdasar jumlah klik yang dilakukan pengunjung. Itupun bisa dibatasi, jadi misalnya kita bayar deposit $100, misalnya harga 1 klik $0.5, maka pada saat sudah ada 200 kali klik kearah iklan kita, masa tayang iklan otomatis habis. Kita bisa tambah deposit lagi untuk menambah masa tayangnya. Jadi semua kontrol ada ditangan kita. Ini disebut Google AdWords, memasang iklan berbasis banyaknya klik (bisa juga per impression/banyaknya iklan muncul tayang).

Yang hebat lagi, iklan tidak ditayangkan di sembarang tempat. Bayangkan kalau kita jualan pisang goreng di Tanah Abang, kemudian iklan kita muncul di situs berbahasa Prancis yang hanya dilihat oleh orang-orang Prancis yang tinggal di negerinya, iklan kita akan tidak berdayaguna sama sekali. Untuk itu teknologi Google AdSense (sesuai namanya sense = merasakan, ad = iklan), maka iklan kita akan muncul di situs yang "sesuai". Contohnya iklan berbahasa indonesia mengenai Indonesia diletakkan di situs-situs berbahasa Indonesia, misalnya di blog saya ini.

Namun jangan harap teknologi ini hebat dan sesuai harapan 100%. Lihat saja iklan-iklan berbahsa Indonesia yang muncul di blog saya ini:

Salah Pembalut Berbahaya
Kini hadir Pembalut Sehat Love Moon Atasi keputihan, gatal, nyeri haid

Cari Cewek Jomblo?
Banyak Cewek Jomblo Cantik Online Temukan dan dapatkan profilenya

Mencari Jodoh
Pria asing mencari wanita indonesia Untuk menikah, coba sekarang.

Perkasa Di Ranjang
Uang Di Internet
Konyol kan? Kedepan harusnya Google sudah harus bisa mulai memilah-milah jenis iklan serta tipe-tipe situs yang memasang AdSense. Kalau situs baik-baik seperti blog saya ini harusnya jangan diberi iklan yang seperti diatas dong... Tapi entah kapan Google bisa sampai kesana. Mereka saat ini tampaknya sedang sangat sibuk sekali mengembangkan sistem AdSense ini untuk ratusan bahasa dunia. Bayangkan kompleksitasnya :-)

Satu hal terakhir, sekalian pengenalan AdSense. Siapa yang akan memasang iklan-iklan ini? Siapapun yang memiliki situs atau blog bisa memasangnya. Gratis? Tentu tidak... Google akan membayar kita. Setiap pengunjung yang datang ke situs atau blog kita, kemudian "tergoda" untuk mengklik link iklan yang ditayangkan, maka kita akan dibayar oleh Google per klik yang dilakukan pengunjung kita. Hebat kan konsepnya? Ada banyak orang yang kaya raya dengan memasang AdSense di situsnya. Tapi belum termasuk saya... mungkin karena terlalu sedikit pengunjung situs saya ini, kemudian iklan yang muncul juga tidak sesuai dengan karakteristik pengunjung blog saya, he3... :-)

Saat ini, memang kita tidak bisa 100% mengontrol iklan apa saja yang muncul di situs kita. Semua dikontrol Google yang akan mengevaluasi situs kita secara otomatis kemudian Google mengkombinasikannya dengan bermacam parameter lain seperti IP address asal pengunjung, mungkin juga data pengunjung yang mungkin sedang login dengan account Google. Hasil kombinasi semuanya akan menentukan iklan-iklan yang muncul di situs kita. Perlu diketahui juga, iklan AdSense juga muncul di hasil pencarian Google Search, webmail Gmail, dan juga ratusan situs top dunia lainnya.

Silahkan lihat contoh Google Adsense ini di bagian samping blog saya ini... Mau coba? Monggo... siapa tahu anda bisa kaya raya.

7 comments:

Alfa@Balikpapan said...

Untung Adsense saya gak di approve oleh pihak google... karena blognya berbahasa Indonesia.

Jadi aman deh dari tampilan iklan konyol (baca:jorok)

;))

snorid said...

thanks pak utk tulisannya yang menarik, kebetulan saya juga lagi belajar dikit2 tentang adsense. setahu saya di adsense policy jumlah ad yg dipasang dibatasi maximum 3 buah setiap page. tapi saya lihat di situs pak adri sampai 5 buah, apa gak takut dicekal nih sama google... atau memang sengaja mau eksperimen ...hehe...

Mohamad Adriyanto said...

mas alfa, dg adsense yg sudah mau masuk ke situs bhs indo, ada baiknya tetap usahakan apply, lumayan... siapa tahu banyak yg klik, bisa dapat duit :-)

Mohamad Adriyanto said...

bener pak sn, 3 maks, baru tahu nih... tapi kalau pasang lebih, sisanya gak terdisplay...

sn said...

sori pak, ternyata saya yang salah persepsi. saya baru dpt info ternyata 1 unit ad itu isinya bisa 1 sampai 5 link iklan. jadi yg saya lihat 5 iklan itu mungkin cuma dihitung satu unit saja.

syahrir imaluddin said...

saya juga orang kaltim yang tinggal di jakarta. tolong diterawang dong juga blog saya, gimana? juga lagi belajar nih.

http://dietary-healing.blogspot.com/

Mohamad Adriyanto said...

baru baca komentar pak sn nih... yg disebut 3 unit adsense maksimal utk di display di 1 page itu benar pak.

nah, di 1 unit itu formatnya macam2... bisa berbentuk 1 link, 2 link, dst. adsense membaginya jadi berbagai unit berdasar ukuran dimensi nya, misalnya 200x200 pixels...

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...